Kerinci Kanan (BM) – Bupati Siak, Afni Zulkifli, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung eksistensi pondok pesantren sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri prosesi wisuda 69 santri Pondok Pesantren Ar Riyadh, Kecamatan Kerinci Kanan, Minggu (7/6/2026).
Acara tersebut sekaligus menjadi momen bersejarah bagi pesantren karena meluluskan angkatan perdana Madrasah Aliyah (MA) sejak lembaga pendidikan tersebut berdiri tujuh tahun silam.
Dalam sambutannya, Bupati Afni menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak dapat menyelesaikan seluruh tantangan sosial di Kabupaten Siak sendirian. Menurutnya, pondok pesantren telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga moral dan karakter generasi muda melalui pendidikan keagamaan.
“Pondok pesantren telah ikut mengambil bagian dalam menjaga akhlak generasi muda kita. Kami meyakini, pesantren adalah tempat terbaik untuk mencetak calon pemimpin bangsa yang berintegritas dan berakhlak mulia,” ujar Bupati Afni.
Kepada para santri yang diwisuda, Bupati berpesan agar mereka tetap menjaga nilai-nilai keilmuan yang telah diperoleh selama di pesantren. Ia menekankan pentingnya sikap istiqomah serta menghormati para pendidik sebagai bentuk pengamalan ilmu di kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Ar Riyadh, KH Abdullah Kusman, menyampaikan bahwa kelulusan angkatan perdana tingkat MA ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan lembaganya. Pondok Pesantren Ar Riyadh saat ini terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) maupun Madrasah Aliyah demi melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan iman.
Kegiatan yang dirangkai dengan Haflah Attasyakur Lil Ikhtitam ke-6 dan peringatan hari lahir ke-7 pesantren ini juga dihadiri oleh Camat Kerinci Kanan, pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Siak, serta tokoh masyarakat setempat. Acara tersebut turut diisi dengan pengajian umum yang disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Fathul Mubarok asal Temanggung, Jawa Tengah, Kyai Muhammad Toyyib Fauzan.***
