Siak (BM) – Sejumlah petani di Kampung Jayapura, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, dan Dinas PU setempat. Melalui sebuah video, para petani mengekspresikan rasa syukur atas turunnya bantuan alat berat untuk menangani pendangkalan saluran air menuju sawah mereka.
Bantuan berupa ekskavator yang diturunkan Pemkab Siak untuk mengeruk empat jalur saluran air yang mengalami pendangkalan. Kondisi itu sebelumnya dikeluhkan petani karena menghambat aliran air ke lahan persawahan.
Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, meski irigasi bukan kewenangan pemerintah kabupaten, pihaknya tetap turun tangan demi kepentingan masyarakat. “Namanya rakyat, apalagi petani, tetap wajib dibantu,” ujarnya.
Saat ini hanya satu pompa irigasi yang dilaporkan beroperasi penuh setiap hari. Aliran air dari pompa itu disebut tidak mengalami kendala dan mampu memenuhi kebutuhan air bagi sawah petani di sekitarnya.
Namun, satu unit pompa lainnya mengalami kerusakan. Perangkat itu, ungkap Afni, telah dilaporkan ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III dan disampaikan bahwa unit tersebut segera diganti karena kondisi pompa dinilai sudah cukup tua.
Sambil menunggu pergantian dari BWS, mekanik khusus telah didatangkan untuk melakukan perbaikan sementara. Langkah itu dilakukan agar pasokan air ke persawahan tetap terjaga dan aktivitas pertanian tidak terganggu.
“Kita buat skema jangka pendek, menengah dan panjang. Yang terdekat kami memohon ke BWSS III untuk alokasi sumur artesis di titik krusial, sedangkan jangka panjang nantinya longstorange,” kata Afni.***
