Siak  

Pemkab Siak Bayar THR ASN 100%, TPP Disesuaikan Kemampuan APBD

Siak (BM) – Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak tetap berkomitmen membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) secara penuh pada tahun ini.

Hal tersebut disampaikan Afni saat memberikan arahan dalam pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak. Ia memastikan THR ASN akan dibayarkan 100 persen melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siak.

“THR ASN tetap kita bayarkan 100 persen dari APBD Kabupaten Siak,” tegas Afni di hadapan para pejabat dan ASN yang hadir.

Namun demikian, Afni menjelaskan bahwa untuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pembayarannya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Menurutnya, TPP berbeda dengan THR karena sifatnya merupakan tambahan atau bonus atas kinerja pegawai.

“Kalau TPP dibayar sesuai kemampuan atau kekuatan APBD Siak. Di tengah efesiensi dan berkurangnya transfernya daerah, TPP tentu harus menyesuaikan kondisi keuangan daerah,” jelasnya.

Ia mengingatkan para ASN agar tetap bekerja dengan semangat dan menunjukkan kinerja terbaik. Jika kinerja meningkat dan kegiatan berjalan dengan baik, maka peluang untuk mendapatkan TPP secara maksimal juga akan semakin besar.

“Kalau ingin TPP penuh, mari bekerjalah dengan giat dan sungguh-sungguh. TPP itu penghargaan atas kinerja,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Afni juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan melakukan evaluasi terhadap kinerja aparatur.

 Pergantian jabatan atau perubahan Surat Keputusan (SK) merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja organisasi pemerintahan.

Selain itu, Afni menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati berkomitmen untuk tidak menambah utang baru bagi Kabupaten Siak. 

Pemerintah daerah saat ini lebih memprioritaskan untuk menyelesaikan kewajiban yang sudah ada, termasuk pembayaran kepada para kontraktor yang telah melaksanakan pekerjaan pembangunan.

“Kami bersama Wakil Bupati berikhtiar tidak menambah utang. Fokus kita saat ini adalah membayar kewajiban yang ada,” katanya.

Menurutnya, banyak kontraktor yang telah menyampaikan keluhan karena pembayaran pekerjaan yang belum terselesaikan. Pemerintah daerah berusaha mencari solusi agar kewajiban tersebut dapat dipenuhi secara bertahap.

“Kasihan kontraktor kita. Mereka sudah bekerja dan mengeluh, bahkan ada yang datang langsung ke kantor,” ungkap Afni.

Bupati Siak itu juga mengingatkan bahwa anggaran APBD Kabupaten Siak saat ini juga digunakan untuk membiayai sekitar 16 ribu pegawai yang ada di daerah tersebut. 

Karena itu, ia berharap seluruh aparatur pemerintah dapat memahami kondisi keuangan daerah dan tetap bekerja maksimal melayani masyarakat.

“APBD ini juga untuk membiayai 5 ribu ASN yang ada di Kabupaten Siak termasuk P3K, tenaga kontrak/BHL, dll. Karena itu kita harus mengelola anggaran dengan hati-hati agar tetap bisa menjalankan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.***

Exit mobile version