Riau  

Mutasi 326 ASN Dinilai Jadi Bukti Komitmen Gubernur Riau Berantas Korupsi

Pekanbaru (BM) – Kebijakan Penjabat (Pj) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang melakukan mutasi terhadap 326 aparatur sipil negara (ASN), pejabat eselon III dan IV, kepala sekolah serta pejabat fungsional mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

‎Pengamat kebijakan publik Alpasirin mengatakan, mutasi yang dilakukan terhadap 326 pegawai, terdiri dari 236 pejabat eselon III dan IV, 77 kepala sekolah, serta 13 pejabat fungsional, merupakan kebijakan strategis untuk memperbaiki birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Menurutnya, langkah tersebut tidak terlepas dari upaya pembenahan pasca mencuatnya sejumlah persoalan yang terjadi di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Senin (1/6/2026).

‎”Mutasi ini menunjukkan keberanian pemerintah dalam melakukan pembenahan birokrasi. Ini menjadi pesan bagi seluruh ASN agar mengedepankan integritas, kejujuran, dan menjauhi praktik-praktik korupsi,” ujar Alpasirin.

‎Ia menilai, rotasi dan mutasi yang dilakukan secara besar-besaran merupakan langkah luar biasa yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah pemerintahan Provinsi Riau. Selain di lingkungan Sekretariat Daerah, kebijakan serupa juga menyentuh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk sektor pendidikan. Alpasirin berharap langkah tersebut dapat memperkuat komitmen pemerintah dalam mewujudkan ASN yang profesional, transparan, dan berintegritas serta mencegah terulangnya kasus-kasus korupsi di lingkungan birokrasi daerah.

‎Selain menyoroti kebijakan mutasi ASN, Alpasirin juga mengapresiasi langkah Pj Gubernur Riau dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan Stadion Utama Riau. Menurutnya, rencana penempatan sejumlah kantor pemerintahan di kawasan stadion menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap aset daerah sekaligus upaya menjaga warisan pembangunan yang telah ada. Ia berharap stadion tersebut dapat kembali dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga dan event berskala besar guna mendukung perkembangan olahraga di Provinsi Riau.(azw)

Exit mobile version