Pekanbaru (BM) – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen Pol Herry Heryawan meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pekanbaru, Kamis (8/1/2026), untuk memastikan program nasional tersebut berjalan sesuai sasaran.
Peninjauan dilakukan bersama Direktur Pemantau dan Pengawas Wilayah I Badan Gizi Nasional (BGN) Harjito serta Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi. Rombongan menyaksikan langsung proses pembagian makanan bergizi kepada para siswa di salah satu ruang kelas.
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Herry Heryawan turut membagikan paket makanan kepada siswa dan memastikan menu yang disajikan dikonsumsi dengan baik. Para siswa terlihat antusias saat menerima dan menyantap makanan yang disediakan.
Menu Makan Bergizi Gratis yang dibagikan terdiri atas ayam gulai, sayur, dan buah sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi seimbang bagi anak usia sekolah.
Kapolda Riau menyampaikan bahwa Program MBG yang telah diresmikan secara nasional sejak 6 Januari 2025 merupakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Ia menegaskan pentingnya pengawasan agar program tersebut dapat berjalan optimal di lapangan.
Ia juga mengapresiasi peran seluruh pihak, termasuk insan pers, yang telah membantu sosialisasi serta pengawasan pelaksanaan program.
“Kami sangat terbuka terhadap masukan yang konstruktif demi penyempurnaan program ke depan,” ujarnya.
Irjen Herry menambahkan, selain siswa, terdapat lima kategori penerima manfaat tambahan, yakni tenaga pendidik, guru, penyandang disabilitas, lansia, serta anak jalanan.
Di Provinsi Riau, Polda Riau telah membangun 15 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan akan menambah tiga unit lagi sehingga total menjadi 18 SPPG. Jumlah penerima manfaat dari program tersebut mencapai sekitar 67 ribu siswa.
Ia juga menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia yang menyebutkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang negara dalam mempersiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi selaku Ketua Satuan Tugas MBG Provinsi Riau mengatakan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan pemerintah kabupaten dan kota guna memastikan kesiapan sekolah dan ketepatan sasaran penerima manfaat.
Ia menyebutkan, sekolah-sekolah mulai menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat, seperti penyediaan fasilitas cuci tangan serta pembiasaan membawa alat makan dan tumbler sendiri.
“Pendataan penerima manfaat harus akurat. Sinergi antara pemerintah, media, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting agar program ini berjalan berkelanjutan dan semakin baik,” tutup Syahrial.***
Pastikan Tepat Sasaran, Kapolda Riau Cek Program Makan Bergizi Gratis
Langsung ke konten












