Tuduhan Nepotisme tak Terbukti, yang Demo tak Tau Nama Bupati Siak

Pekanbaru (BM) – Hanya penggiringan opini. Tuduhan nepotisme pun tak terbukti. Itulah temuan dari aksi yang dilakukan hanya sekitar belasan orang, dan mengatasnamakan mahasiswa Siak ke kantor PT. Bumi Siak Pusako (BSP), di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Kamis (5/2/2026).

Ironinya, yang ikut demo ternyata ada yang bukan anak Siak. Bahkan saat ditanya, tak tau nama Bupati Siak yang menjadi sasaran aksi.

“Siapa nama Bupati Siak yang kalian demo? Dan apa bukti nepotismenya?” tanya wartawan pada seorang pendemo. Bukannya menjawab dengan lantang, oknum yang mengaku mahasiswa Siak itu hanya cengengesan, ketawa-ketawa dan tidak bisa menyebut nama.

Seorang pendemo bernama Ariansyah juga bersikap sama. Ditanyai nepotisme Bupati mana yang dimaksud, nampak menjawab dengan tergagap-gagap. Begitu didesak bupati mana dan nepotismenya seperti apa, cuma dijawab “Dugaan Bupati Siak,” katanya.

“Siapa saja nama-nama yang dimaksud nepotisme tersebut? Kronologi nepotismenya seperti apa? Siapa saja nama kerabat-kerabat dekat Bupati Siak yang dituduhkan? biar kami tulis,” desak wartawan. Namun yang bersangkutan tak bisa menyebutkan dan menunjukkan buktinya.

Meski demikian, pihak BSP tetap menerima dan menampung aspirasi. Tampak Sekretaris Perusahaan, Ardian Ardi, Plt. External Affair Manager, Tengku Suaib Kamal, Team Manager Community Development, Tengku Muchlis, menemui pedemo.

Kepada pedemo, Sekretaris Perusahaan,
Ardian Ardi, sempat meminta agar mahasiswa menunjukan bukti tuduhan nepotisme di tubuh perusahaan milik pemerintan daerah Siak itu. Bahkan para pedemo juga tidak bisa menyebutkan nama keluarga atau kerabat Bupati Siak yang mereka tuduhkan.

“Adik-adik ini mahasiswa, namun ketika kami tanya mana bukti tak bisa menunjukkannya. Bagaimana kami mau menanggapi sesuatu yang tidak ada buktinya. Namun tetap kami terima dan akan pelajari,” ucap Adrian.

Sementara itu Team Manager Community Development, Tengku Muchlis, menegaskan, bahwa sampai detik ini sejak menjabat sebagai Bupati Siak, tidak ada anak kandung ataupun kerabat Bupati yang mendadak dapat bekerja sebagai pegawai tetap di BSP. Tuduhan perihal keluarga atau kerabat dekat mendadak menjadi Manager, juga terbantahkan.

Seluruh manager yang ada di BSP, tidak ada yang berasal dari orang luar atau mendadak jadi manager. Semua adalah pegawai tetap yang sudah terseleksi, dan bekerja profesional, bahkan lebih dari 20 tahun.

“Jadi semua tuduhan yang dialamatkan kepada Ibu Bupati sangat tidak berdasar. Tidak ada pengangkatan khusus, apalagi nepotisme sebagaimana dituduhkan. Ibu Bupati justru meminta kami menjaga kredibilitas BSP dengan bekerja profesional, dan terus memberi semangat karena BSP adalah BUMD andalan Siak untuk mendapatkan PAD,” ungkap Muklis.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

null