Pemko Pekanbaru Perkuat Pelayanan, Hampir Seribu Ketua RT/RW dan Dasa Wisma Dilantik

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho

Pekanbaru (BM) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat tata kelola pemerintahan hingga ke tingkat lingkungan dengan melantik hampir seribu Ketua Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), serta pengurus Dasa Wisma dari tujuh kecamatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh struktur pemerintahan di tingkat masyarakat berjalan efektif dan mampu mendukung percepatan pelayanan publik.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Hingga Senin (3/8/2026), pelantikan telah dilaksanakan bagi perangkat lingkungan yang berasal dari Kecamatan Senapelan, Rumbai, Sail, Bukit Raya, Tenayan Raya, Rumbai Barat, dan Pekanbaru Kota.

Agung mengatakan, pengukuhan tidak hanya ditujukan kepada Ketua RT dan RW, tetapi juga melibatkan pengurus Dasa Wisma sebagai bagian dari unsur yang memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat di lingkungan tempat tinggal.

Menurutnya, hampir seribu orang telah resmi dilantik dalam rangkaian kegiatan tersebut. Kehadiran seluruh unsur masyarakat diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

“Saya telah melantik ketua RT dan RW di tujuh kecamatan. Tidak hanya ketua RT dan RW, tetapi juga pengurus Dasa Wisma. Jumlah yang dilantik hampir seribu orang,” kata Agung.

Ia menegaskan, Pemko Pekanbaru akan melanjutkan proses pelantikan di kecamatan lainnya hingga seluruh wilayah memiliki kepengurusan RT dan RW yang definitif. Dengan demikian, tidak ada lagi jabatan Ketua RT maupun Ketua RW yang dijabat oleh pelaksana tugas ataupun dibiarkan kosong.

Menurut Agung, keberadaan pengurus lingkungan yang definitif menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain mempercepat penyelesaian berbagai urusan administrasi warga, kepengurusan yang lengkap juga akan memperlancar koordinasi antara pemerintah kota dengan masyarakat di tingkat paling bawah.

Ia menyebutkan, pemerintah ingin memastikan seluruh perangkat pemerintahan di tingkat lingkungan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal tanpa terkendala status kepemimpinan yang sementara.

“Kami ingin seluruh struktur pemerintahan di tingkat lingkungan segera lengkap. Tidak ada lagi yang berstatus Plt atau mengalami kekosongan. Dengan begitu, semua bisa bergerak cepat tanpa harus selalu menunggu pemko,” ujarnya.

Agung menilai RT, RW, dan Dasa Wisma merupakan ujung tombak pemerintahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, keberadaan mereka sangat dibutuhkan dalam menyampaikan berbagai program pemerintah sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara warga dengan pemerintah daerah.

Pemko Pekanbaru juga berkomitmen membangun hubungan yang lebih erat dengan seluruh Ketua RT, Ketua RW, serta pengurus Dasa Wisma. Melalui komunikasi yang lebih intensif, berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat diharapkan dapat segera diidentifikasi dan ditangani secara cepat.

Selain menjalankan fungsi pelayanan administrasi, para pengurus lingkungan diharapkan mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan, keamanan, ketertiban, serta mendukung berbagai program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah kota.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Pekanbaru memperkuat kelembagaan pemerintahan berbasis masyarakat. Dengan struktur organisasi yang lengkap di seluruh wilayah, pemerintah optimistis koordinasi pembangunan akan semakin efektif, pelayanan publik lebih cepat, serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan pembangunan Kota Pekanbaru yang lebih baik.(Adv/azw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

null