Pekanbaru (BM) — Warga Kelurahan Rintis, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, menyampaikan tuntutan penutupan tempat hiburan malam New Paragon melalui aksi unjuk rasa yang digelar pada Senin (2/2/2026). Aksi tersebut ditujukan kepada Pemerintah Kota Pekanbaru agar mencabut izin operasional lokasi hiburan yang dinilai meresahkan masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, massa aksi berasal dari RW 02 dan RW 03 Kelurahan Rintis. Mereka menilai keberadaan tempat hiburan malam tersebut kerap memunculkan aktivitas yang bertentangan dengan norma sosial dan nilai keagamaan, serta mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.
Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, para perwakilan warga menuntut agar Pemko Pekanbaru bertindak tegas dengan menutup New Paragon. Warga mengaku sering terganggu oleh aktivitas tempat hiburan yang berlangsung hingga dini hari dan berdampak pada ketenangan permukiman.
Salah seorang perwakilan massa menyebutkan, keresahan warga telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, aktivitas di sekitar lokasi tidak sejalan dengan penerapan nilai syariat Islam yang dijunjung masyarakat setempat.
Aksi tersebut turut dihadiri mantan Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, yang ikut menyampaikan pandangannya. Ia menyoroti lemahnya pengawasan terhadap operasional tempat hiburan malam di kawasan tersebut.
Edy mengungkapkan, dirinya beberapa kali melintasi lokasi menjelang Subuh dan masih mendapati kendaraan terparkir meski lampu tempat hiburan telah padam. Ia juga mengaku pernah melihat pengunjung dalam kondisi mabuk, yang menurutnya menjadi ancaman bagi generasi muda dan jati diri Bumi Melayu.
Ia menambahkan, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) telah mengeluarkan warkah pada tahun 2023 yang meminta pemerintah daerah dan DPRD segera menerbitkan peraturan daerah terkait pengawasan tempat hiburan malam. Namun hingga kini, regulasi tersebut belum juga terwujud.
Dengan pengawalan aparat keamanan, aksi unjuk rasa ini ditutup dengan desakan terhadap Pemerintah Kota Pekanbaru agar segera mencabut izin tempat hiburan malam yang kerap melakukan kemaksiatan.***
Desak Penutupan New Paragon, Warga Soroti Lemahnya Pengawasan Pemko Pekanbaru
Langsung ke konten












