Pemkab Pelalawan dan PGN Sinkronkan Data Pelanggan Jargas APBN 2025, Target 3.076 Sambungan

Pangkalan Kerinci (BM) — Pemerintah Kabupaten Pelalawan bersama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Pekanbaru dan PT Noorel menggelar rapat koordinasi dan sinkronisasi data pelanggan jaringan gas (jargas) APBN 2025 di Pangkalan Kerinci, Rabu (8/4/2026). Rapat tersebut dilakukan untuk mempercepat realisasi program jargas rumah tangga dengan target 3.076 sambungan rumah (SR).

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, Asisten II Bidang Perekonomian dan Perdagangan Setda Pelalawan Fakhrizal, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Area Head PGN Pekanbaru, Charly Simanullang, mengatakan PGN sebagai operator pengoperasian jargas APBN yang ditugaskan pemerintah melalui Kementerian ESDM sesuai surat penugasan Nomor B-202/MG.07/DJM/2026 berkomitmen mendukung pembangunan jaringan gas rumah tangga secara optimal dan tepat waktu.

Menurutnya, melalui rapat koordinasi bersama pemerintah daerah dan pihak kontraktor, sejumlah langkah strategis disiapkan untuk mempercepat konstruksi, memperkuat sinergi antar pihak, serta meningkatkan edukasi kepada calon pelanggan.

“PGN mengedepankan prinsip melayani sepenuh hati dengan memastikan layanan gas bumi yang aman, andal, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Kami optimistis melalui kolaborasi yang kuat program jargas ini dapat berjalan sukses serta mendorong pemanfaatan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan di Kabupaten Pelalawan,” ujarnya.

Sejumlah pekerja PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Pekanbaru di Pelalawan memantau pemasangan Jaringan Gas (Jargas) yang sedang di kerjakan oleh PT Noorel, Rabu,(8/4/2026). Pemasangan jaringan ini merupakan program Jargas APBN 2025 di Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Republik Indonesia. Foto: Azwar

Sekda Pelalawan Tengku Zulfan mengatakan program jaringan gas rumah tangga merupakan bagian dari program pemerintah yang sejalan dengan visi pembangunan daerah.

Ia menjelaskan pengembangan jargas di Pelalawan telah direncanakan sejak 2021 dan dimulai dari Pangkalan Kerinci. Menurutnya, minat masyarakat terhadap penggunaan gas bumi cukup tinggi, meski masih terdapat kendala dalam proses verifikasi calon pelanggan.

“Masih ada calon pelanggan yang belum terverifikasi. Dengan waktu yang tersisa dan target 3.076 pelanggan, kami akan melakukan berbagai langkah seperti sosialisasi kembali dan pendekatan langsung ke masyarakat,” kata Zulfan.

Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten Pelalawan bersama PGN dan pelaksana konstruksi, PT Noorel, akan memperkuat kolaborasi untuk mempercepat pembangunan jargas, termasuk melalui sosialisasi bersama serta melibatkan forum RT dan RW dalam pendataan calon pelanggan jargas APBN 2025.

Selain itu, aparatur sipil negara (ASN) diharapkan dapat menjadi contoh dalam penggunaan gas bumi di rumah tangga.

“ASN sudah banyak yang menggunakan jargas pada tahap awal. Mereka dapat menjadi contoh bagi masyarakat bahwa gas bumi aman, murah, dan efisien,” jelasnya.

Sementara itu, Construction Area Superintendent yang ditugaskan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Musdelfie, mengatakan rapat koordinasi tersebut bertujuan memvalidasi data calon pelanggan jargas di Pangkalan Kerinci.

Menurutnya, masih terdapat keterbatasan pemahaman masyarakat mengenai manfaat penggunaan gas bumi, sehingga peran pemerintah daerah sangat penting, terutama melalui forum RT dan RW yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.

Ia menambahkan, secara konstruksi pembangunan jaringan gas di Pangkalan Kerinci telah mencapai sekitar 95 persen. Namun, program ini masih menghadapi kendala pada jumlah calon pelanggan yang belum memenuhi target.

Dari target 3.076 sambungan rumah, masih terdapat sekitar 900 calon pelanggan yang belum tervalidasi.

“Secara konstruksi kami menargetkan akhir Mei jaringan sudah siap atau gas in. Kemudian secara keseluruhan diharapkan pertengahan Juni gas sudah dapat mengalir ke seluruh pelanggan,” kata Musdelfie.

Peningkatan sosialisasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat realisasi sambungan jaringan gas rumah tangga di Kabupaten Pelalawan sesuai target yang telah ditetapkan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

null